RSS

[Review] The Red Pyramid

26 Jul

Nama Rick Riordan sepertinya sudah menjadi jaminan dalam kepenulisan cerita fiksi-fantasi. Setelah sukses dengan seri Percy Jackson yang menceritakan dewa-dewi Yunani dengan setting modern, kali ini Rick Riordan membuat lagi cerita tentang dewa-dewi Mesir dalam seri The Kane Chronicles. Buku pertama dalam seri ini adalah The Red Pyramid.

Dalam mitologi Mesir, ada yang menyebutkan bahwa dewi langit, Nut, menikah dengan dewa bumi, Geb, dan mengandung anak-anaknya. Walaupun ditentang oleh Ra, dewa matahari, Nut secara sembunyi-sembunyi melahirkan anaknya. Nut melahirkan lima anak yang masing-masing diberi nama Osiris, Horus, Set, Isis, dan Nephtys.

Ada mitologi lain yang menyebutkan bahwa Osiris, suami Isis, mewarisi tahta raja para dewa. Set, yang tidak rela saudaranya itu menjadi raja para dewa, kemudian memerangkap Osiris dalam sebuah peti emas agar ia bisa menguasai tahtanya. Isis, yang ketika itu mengandung anaknya dengan Osiris, kemudian kabur. Kelak, anak Isis yang dinamai Horus ini, akan membalas dendam untuk ayahnya.

Carter dan Sadie Kane adalah kakak beradik yang merupakan anak Julius, salah satu anggota keluarga besar Kane. Sejak kematian misterius ibu mereka, Carter dan Sadie hidup terpisah; Carter berkeliling dunia bersama ayahnya—yang merupakan seorang arkeolog—sedangkan Sadie hidup bersama neneknya di London dan hanya bertemu dengan ayah dan kakaknya itu dua kali setahun.

Pada hari kunjungannya di malam natal, Julius mengajak Carter dan Sadie ke Museum Inggris untuk menunjukkan sesuatu pada mereka. Carter dan Sadie, yang sebenarnya ditugaskan untuk mengunci kurator museum di kantornya, tanpa sengaja melihat ayahnya berdiri di depan Batu Rosetta, mengucapkan sesuatu dalam bahasa asing yang langsung dimengerti Sadie sebagai bahasa Mesir Kuno. Julius sedang memanggil Osiris ke dunia, namun usahanya membuka Duat—dunia roh dan sihir—tersebut ternyata juga melepaskan lima dewa-dewi besar Mesir, termasuk Set. Set memenjara Julius dalam sebuah peti, seperti yang ia lakukan pada Osiris dalam mitologi. Pada peristiwa itu, Set juga telah melihat Carter dan Sadie, dan walaupun saat itu ia tidak melakukan apa-apa terhadap kakak beradik itu waktu, mereka tahu bahwa mereka dalam bahaya.

Carter dan Sadie kemudian dibawa oleh paman mereka ke rumahnya, yang ternyata adalah seorang penyihir. Namun, sejak tragedi penyerangan di rumah pamannya tersebut, mereka melarikan diri. Dengan bantuan Bast, atau Bastet (ya, Bastet sang dewi kucing yang menjadi tokoh antagonis di Flamel series itu), dan Zia Rashid—penyihir dari The House of Life—mereka harus berpacu dengan waktu untuk bersembunyi dari kejaran dan upaya pembunuhan Chief Lector the House of Life, menyelamatkan ayah mereka, dan menghentikan usaha Set untuk menghancurkan dunia.

Buku ini agak berbeda dengan buku-buku lain karena masing-masing bab ditulis sebagai transkripsi suara yang direkam oleh Carter atau Sadie. Aku sendiri awalnya agak merasa bingung siapa yang sedang bercerita, tapi setelah membaca beberapa bab, aku bisa membedakan gaya bahasa Carter yang deskriptif dan gaya bahasa Sadie yang sarkastis. Jarang ada buku fiksi fantasi yang menggunakan sudut pandang orang pertama—atau setidaknya jarang di antara buku fiksi fantasi yang pernah saya baca—dan Rick Riordan berhasil menanamkan perasaan kedua tokoh lewat buku ini.

Mirip Percy Jackson, buku ini diceritakan dengan tempo cepat dengan tokoh utama menjalani petualangan menegangkan dalam waktu terbatas. Detail informasi diselipkan di antara dialog atau aksi tokoh. Dan untuk mengetahui kondisi tokoh yang tidak berada di dekat tokoh utama—dalam hal ini adalah kondisi musuh—penulis masih menggunakan “mimpi” yang dialami tokoh utama—atau dalam buku ini disebut spirit travel.

Sihir yang digunakan dalam cerita ini juga tidak jauh dari sihir-sihir lain: tokoh memegang tongkat, mengucapkan mantra dalam bahasa Mesir kuno kemudian muncullah tulisan hieroglyph di udara, dan sihir bekerja. Ada pula konsep “nama sejati”, nama yang digunakan untuk mengikat atau memerintah suatu makhluk.

Rick Riordan juga masih mempertahankan gaya humoris-sarkastisnya dalam bercerita. Hal ini ditunjukkan dengan adanya monyet yang bisa berbicara dan bermain basket, dewa yang mudah tertipu dengan saus sambal, ayam kalkun pembunuh, dan sebagainya.

Hal-hal di atas, ditambah cerita versi modern dari mitologi Mesir, membuat buku ini layak dibaca para penggemar fiksi fantasi. Semoga ada penerbit Indonesia yang mau berbaik hati membeli hak cipta dan menerjemahkannya🙂

PS: Buku kelima Flamel series, The Warlock, sepertinya juga akan menampilkan Osiris dan Isis sebagai tokoh Tetua dalam cerita tersebut.

 
21 Comments

Posted by on July 26, 2010 in Review

 

Tags: , , ,

21 responses to “[Review] The Red Pyramid

  1. svartkatt

    August 7, 2010 at 11:46 pm

    Kayaknya bagus buat ngisi liburan.😀
    Seisi inet udah q rampokin manganya, yg bagus dah hampir abis. :-p
    Saatnya beranjak ke novel.
    *merayap di 4shared*

    Re😉

     
  2. indah

    November 6, 2010 at 6:06 am

    bang, kok bisa dapet review yg bhs.indonesia? prasaan gw baru nemu novel iggris na? emang dah da versi indonesia ya,bang????

     
    • ulinnuha

      November 6, 2010 at 10:00 pm

      saya baca yang bahasa Inggris kemudian saya review🙂 yang edisi bahasa Indonesia setahu saya belum keluar

       
  3. sila

    November 14, 2010 at 7:41 pm

    gue pengen beli nih novel tapi gak tau beli dimana?
    ada info gak?
    soalnya maklumlah gue tinggal di Bangka belitung, kepulauan gitu jadi susah buat akses buku” impor

     
    • ulinnuha

      November 21, 2010 at 10:43 am

      Kalau beli di toko buku sepertinya di Periplus ada. Sepertinya kemarin saya lihat harganya sekitar Rp. 120.000. Silakan dilihat di http://periplus.co.id/store.php untuk daftar alamat tokonya.

      Atau kalau mau beli online yang bayarnya via transfer bisa di http://www.bookoopedia.com atau di http://import.bukabuku.com. Dua situs itu menyediakan pembelian buku-buku impor dari Amazon. Tapi sepertinya ada charge tambahan untuk pengiriman.
      Semoga membantu.

      Oh iya, saya sarankan sekalian beli seri The Heroes of Olympus. Seri kelanjutan Percy Jackson dengan karakter dan musuh berbeda. Judul buku pertamanya The Lost Hero. Katanya sih setiap tahun Rick Riordan mengeluarkan dua buku. Seri The Kane Chronicles di musim panas dan seri The Heroes of Olympus di musim dingin.
      Menurut saya, seri ini (Heroes of Olympus) lebih keren dari Percy Jackson.

      Semoga membantu🙂

       
  4. Yesiska

    January 18, 2011 at 8:27 pm

    ini di periplus udah ada ? tp waktu cek di website nya gak kecantum.. pengenn belii.. bisa minta info bs dapetin buku ini dimana ga ? thx

     
    • ulinnuha

      January 18, 2011 at 9:46 pm

      sudah ada di periplus. harganya 120rb kalau nggak salah..
      oh iya, sekedar info, buku keduanya, The Throne of Fire terbit 3 Mei 2011 ini. Ini link website officialnya http://disney.go.com/disneybooks/kanechronicles/

      Btw, seri The Heroes of Olympus juga keren lho. Kelanjutan seri Percy Jackson dengan tokoh dan big plot baru🙂

       
  5. hisanik

    February 23, 2011 at 10:22 am

    pengen baca!!!!
    DX

     
    • ulinnuha

      February 23, 2011 at 10:08 pm

      beli aja. kalo nggak salah di Periplus harganya 120 ribu..🙂

       
  6. mau

    April 8, 2011 at 3:37 pm

    mau nanya untuk heroes of olympus yg bahasa indonesia udh ada blm?kalo blm ada yg bahasa inggrisnya udh ada?
    dan kalo ada di gramedia ada atau nggak?

     
  7. mau

    April 8, 2011 at 4:13 pm

    mau nanya untuk heroes of olympus yg bahasa indonesia udh ada blm?kalo blm ada yg bahasa inggrisnya udh ada?
    dan kalo ada di gramedia ada atau nggak?
    PLISS JAWAB

     
  8. ulinnuha

    April 9, 2011 at 11:01 am

    The Lost Hero Bahasa Indonesia setahu saya belum ada. Masih belum jelas penerbit mana yg ambil rights-nya.

    Yg edisi Bahasa Inggris di beberapa TB Gramedia ada. Di Periplus juga ada kalau mau :))

     
    • mau

      April 10, 2011 at 9:12 pm

      Makasih jawabannya oh iya kalo udh ada yg bahasa indonesia tolong kabari ya di kidkt47@gmail.com!
      Oh iya sekalian the red pyramid ada yg berbahasa indonesia?
      Makasih!maaf kalo kebanyaak nanyak,hehehe

       
  9. ulinnuha

    April 10, 2011 at 10:07 pm

    The Red Pyramid edisi bahasa Indonesia sepertinya juga belum terdengar kabarnya.

    Eh, saya nggak bisa janji ngasih tahu kalau udh terbit lho. Takutnya nanti lupa. Lagian saya bukan orang penerbitan. Hhe🙂

    Sering2 cek facebooknya penerbit-penerbit aja. Biasanya kan dikasih tahu tuh kalau ada buku baru terbit. Dan mengingat seri Percy Jackson kmrn rights-nya dibeli Mizan Fantasy, kemungkinan seri Heroes of Olympus dan The Kane Chronicles juga diterjemahkan Mizan. (walaupun tidak menutup kemungkinan rights-nya dibeli penerbit lain)

     
  10. Dion

    November 2, 2011 at 9:24 am

    Thanks Ulin, jd lumayan berkurang sedikit rasa penasarannya hehehe *good review, read and written attractively

     
    • ulinnuha

      November 2, 2011 at 9:54 am

      sama2 bang..
      ih, jadi malu.. ini kemarin lagi mood bikin review aja :p

       
  11. viramazing

    January 23, 2013 at 6:53 pm

    aku baru aja beli di gramedia solo. baru baca bberapa halaman dan langsung suka🙂
    Btw, the Kane Chronicles itu ada berapa seri ya? pengen ngoleksi🙂

     
    • ulinnuha

      January 24, 2013 at 6:01 pm

      ada 3: the red pyramid, the throne of fire, serpent’s shadow. tapi terjemahannya baru keluar 2. kayaknya terjemahan buku ketiga keluar antara januari-maret kok..

       
      • viramazing

        January 28, 2013 at 12:43 pm

        oke trims. kalo lost heroes ada lima ya?

         
        • ulinnuha

          January 29, 2013 at 6:57 pm

          Yup, bener banget, seri Heroes of Olympus ada 5 buku..

           

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: