RSS

[Review] Fantasy Fiesta 2011

27 Feb

Judul: Fantasy Fiesta 2011
Penulis: R. D. Villam, Klaudiani, Bonmedo Tambunan, dkk
Editor: Lutfi Jayadi
Penerbit: Adhika Pustaka
Terbit / Halaman: Cetakan I, Desember 2011 / 325 Halaman
Genre: Fantasy, Science Fiction

Melanjutkan kesuksesan Fantasy Fiesta 2010, cerpen-cerpen terbaik dari kompetisi Fantasy Fiesta 2011 dikompilasi dalam satu buku antologi dengan judul yang sama.

Masalah yang muncul waktu baca kumpulan cerpen adalah temanya yang berbeda-beda; ada tema dan cerita yang saya suka sehingga cepat bacanya dan ada cerpen yang saya anggap biasa sehingga menyebabkan waktu baca bertambah lama. Waktu baca bertambah karena biasanya saya butuh berhenti selama beberapa saat untuk bisa berpindah “dunia” pada cerita lain. — ini curhat nggak penting —

Genrenya memang fantasi, tapi tema yang diangkat cerpen-cerpen di FF2011 ini macam-macam; ada yang futuristik, cerita kerajaan, dongeng, science fiction, dan sebagainya.

Berikut ulasan singkat dan sotoy beserta rating masing-masing cerpen versi saya. Yang bintangnya sedikit, bukan berarti ceritanya jelek, tapi bisa karena itu bukan jenis cerita yang saya sukai atau saya yang nggak ngerti ceritanya. Oh iya, beberapa ilustrasinya aku link dari website kastilfantasi (nggak apa-apa kan ya?).

Bentala – Imaji – Fredrik Nael

Seperti cerpen Sang Pelukis di FF2010, saya perlu baca dua kali untuk memahami dan menangkap maksud cerita di cerpen ini. Bentala punya impian untuk menjadi penulis fiksi fantasi sedangkan Imaji punya mimpi untuk bisa terbang. Dan mereka menghadapi masalahnya sendiri-sendiri dalam memilih untuk mewujudkan impian atau memilih jalan lain yang lebih mudah. Tapi apa yang menghubungkan cerita Tala dan Aji ini?

Saya suka tagline-nya: “Apalah artinya impian kalau tidak diwujudkan?” Ketika membaca, saya agak “kesenggol” dengan kisahnya Tala dan Aji ini. 4 bintang.

PS: itu isi buntelannya Aji apaan sih? Baling-baling Bambu?

*

Bhupendra Gagan – Salvirius Sandy

Di sebuah negara, di dekat India, pada zaman sebelum masehi, sang Raja membuat peraturan aneh yang melarang penggunaan kata “aku” dan menggantinya dengan kata lain. Banyak korban berjatuhan karena tak sengaja mengucapkan kata tersebut. Namun ternyata, pelarangan penggunaan kata “aku” tersebut juga membawa banyak manfaat.

Suka sih dengan ide cerita tentang revolusi kata ini, walaupun ceritanya seperti sejarah. Satu hal yang agak bikin bingung, mendekati akhir cerita Mehal masih pakai kata “aku” dan “-ku” setelah pelarangan tersebut, dan dia tidak dieksekusi. 3 bintang.

Dongeng Kanvas – Luz Balthasaar

Tagline-nya juga keren “Dan apakah beda dusta dan nyata, jika yang manapun menghasilkan keajaiban?”

Ceritanya tentang Una, gadis buta yang bercita-cita menjadi pelukis kerajaan mengungguli kakeknya. Kakeknya memiliki kelebihan dalam melukis peri karena memercayai bahwa peri itu memang ada. Dan Una dihadapkan pada pilihan, untuk memercayai keberadaan peri atau meyakini logika dan menganggap bahwa peri yang tiap hari mendatanginya hanyalah dusta. Salah satu cerpen favorit saya di FF2011. 4.5 bintang.

Dongeng Kanvas - Ilustrasi oleh Luz Balthasaar

*

E (Epsilon) – Klaudiani

Pas tahu kalau ini adalah cerpen lanjutan cerpen “Api” di FF2010, saya langsung penasaran soalnya itu salah satu cerpen favorit saya di FF2010.

Ceritanya Indonesia punya semacam organisasi dengan agen rahasia yang memiliki kemampuan: psikometri, mind reading, time bending, dan sebagainya. Anak kecil di “Api” direkrut organisasi tersebut dan diberi nama Epsilon. Namun dia susah dikontrol dan sering membakar barang-barang.

Cerpen ini seakan memberi jawaban apakah dia memang memiliki kekuatan Rangda atau ada kekuatan lain yang menguasainya. Ceritanya simpel, dan walaupun menurut saya “Api” lebih keren, saya juga menyukai cerita Epsilon ini. Dulu saya mengira ini settingnya di masa depan, tapi di sini diceritakan kalau Alpha, salah satu karakter utama, mirip Hyun Bin. Jadi mestinya settingnya masa kini. 3.5 bintang.

*

Enam Belas Menit – Shao An

Apa yang kita lakukan kalau kita diberi kesempatan untuk mengulang enam belas menit terakhir dengan orang yang kita sayang, yang sebentar lagi akan meninggal? Ceritanya agak mengingatkan saya pada film Source Code, walaupun beda cerita dan beda fokus. 3 bintang.

*

Hari Terakhir Ishan – Cloverwitch

Ceritanya tentang Ishan beserta konflik psikologisnya; kenapa dia harus terlahir sebagai Ishan dan kenapa dia yang harus “berkorban”. Awalnya menurutku biasa saja, tapi setelah selesai membacanya, aku suka cerpen ini. 3.5 bintang.

*

Hikayat Pungguk Merindukan Bulan – F. A. Purawan

Cerpen fantasy – science fiction tentang manusia-bintang yang mencari sumber daya bumi dan manusia-rimba yang mempertahankan tempat tinggalnya dari serangan manusia-bintang. Saya suka istilah-istilah bercita rasa lokal di cerpen ini. Salah satu cerpen yang masih terbayang-bayang beberapa hari setelah saya baca. 4.5 bintang.

Hikayat Pungguk Merindukan Bulan - Ilustrasi oleh Andry Chang

*

Kembali ke Morova – R. D. Villam

Suasana misteri dan thrillernya (yang agak-agak horor) terasa dari awal cerita. Ceritanya tentang seseorang yang pergi (atau kembali) ke Morova untuk menyelesaikan suatu urusan. Namun di Morova, ia mendapati fakta mengejutkan mengenai dirinya. Ini juga cerpen yang teringat sampai beberapa hari setelah baca. Dan saya perlu baca dua kali untuk tahu kapan cerita ini mulai dan kapan berhenti. 4.5 bintang.

Kisah Sang Kerudung Merah – Serpentwitch

Masih bercerita tentang Gadis Kerudung Merah dan Serigala, dengan perubahan dan twist di beberapa bagian. Terlepas dari beberapa typo minornya, saya juga suka cerpen ini. 4 bintang.

Kisah Sang Kerudung Merah - Ilustrasi oleh Serpentwitch

*

Leyl – Hasrat Bebas – Elbintang

Perlu baca dua kali juga untuk menangkap ceritanya. Dan setelah baca, saya masih bingung dengan beberapa hal di cerpen ini. Ceritanya (kalau tidak salah) tentang Leyl, gadis manusia-binatang yang sebentar lagi akan menjalani upacara hasrat bebasnya. 3 bintang.

*

Menuju Akhir Masa – Shienny M. S.

Cerita tentang pertentangan Malaikat dan Iblis. Tentang pilihan antara yang baik atau yang lebih menyenangkan. Terdengar biasa? Tunggu sampai endingnya😀 4 bintang.

Menuju Akhir Masa - Ilustrasi oleh Shienny M. S. & Ellina Wu

*

Misteri Pulau Goudian – Rickman Roedavan

Berkisah tentang ekspedisi pencarian pulau Goudian, pulau yang dijuluki pulau terkutuk dan konon tidak kasatmata. Saya juga suka cerpen ini. 4 bintang.

*

Neil/Lien – Magdalena M. Amanda

Cerpen tentang alterego. Saya suka gaya berceritanya. Dan seperti “Anak Lelaki dan Pengubah Wujud” di FF2010, cerpennya mbak Magdalena di FF2011 ini juga salah satu favorit saya. 4 bintang.

*

Noel – Feby Anggra

Bagaimana jika manusia bisa menciptakan manusia dengan gabungan sihir dan teknologi kecerdasan buatan? Apa saja konsekuensinya? Ide dasarnya keren banget tapi entah kenapa, saya tidak terlalu terkejut dengan ceritanya. 3.5 bintang.

*

Oris – I. B. G. Wiraga

Tentang seorang anak yatim piatu yang hidup menderita dan kisah tentang kucingnya yang ternyata berasal dari dunia lain. Suka kucingnya, suka penggunaan sihirnya, dan suka ceritanya. Yang jadi pertanyaan, di akhir cerita itu, Windi mengulang lagi kehidupannya ya?. 4 bintang.

Oris - Ilustrasi oleh I. B. G. Wiraga

*

Petra – Bonmedo Tambunan

Nggak gampang memang untuk membuat cerpen kompanyon (companion?) dari novel yang sudah dulu terbit, dan agar cerpen tersebut bisa dimengerti oleh orang yang belum kenal dunia di novelnya. Dan saya rasa Om Bonmedo cukup sukses dengan cerpen ini. Petra ini semacam cerpen pelengkap dari seri Xar & Vichattan. Saya belum baca seri tersebut tapi cukup paham dengan isi cerpen ini. Yang agak kurang adalah bagian penutupnya yang rasanya agak terburu-buru. Maklum juga sih, bagian depannya banyak digunakan untuk menjelaskan dunia Xar & Vichattan (CMIIW). 4 bintang.

*

Selamanya Bersamamu – Fachrul R. U. N.

Walaupun isinya cuma dialog antara dua tokoh, saya lumayan menikmati cerpen ini. Ceritanya (kalau tidak salah) tentang (mantan) Pangeran Kegelapan yang harus tunduk pada apapun perlakuan gadis yang mencintainya (yang selama ini diabaikannya). 4 bintang.

Selamanya Bersamamu - Ilustrasi oleh Reinhard Perkasa

*

Selamat Datang di Wonderland – Kristy S. Tjong

Cerita tentang Dunia Lain bernama Wonderland yang berisi wahana-wahana menyeramkan. Di sana juga ada Repair and Modification Room untuk mengganti anggota tubuh manusia yang rusak dengan benda lain. Idenya keren, tapi endingnya nggak terlalu mengejutkan buat saya. Saya juga agak merasa terganggu dengan deskripsi kesadisannya. Mungkin kalau ceritanya lebih panjang, saya bisa lebih menikmati cerita ini dan bisa menerima deskripsi kesadisannya. 3 bintang.

*

Tukang Sapu – Erwin Ardiansyah

Cerita tentang tukang sapu yang bukan tukang sapu. Lalu siapakah tukang sapu misterius ini? Terlepas dari ketidakmengertian saya pada penjelasan menjelang akhir cerita, saya merasa cerpen ini bahasanya enak, pesannya juga dapat. 3.5 bintang.

*

Wanita Pembisik – Xeno

Cerpen tentang Wanita Pembisik yang balas dendamnya pada orang-orang yang mengecewakannya. 3.5 bintang.

*

Jadi rata-ratanya ratingnya adalah 3.75.

Ilustrasi cerpennya keren-keren ternyata, tapi sayangnya nggak dimuat di bukunya. Padahal kalau dimuat bisa menjadi nilai tambah tersendiri. (Tapi kalau dimuat, kayaknya jadi mahal banget bukunya :D)

Apresiasi saya berikan untuk dua puluh penulis di FF2011 ini karena berhasil membuat cerpen fantasi yang keren dan atas usahanya memajukan (dan mempopulerkan) fantasi dari pengarang lokal.

Btw, makasih lho buat yang udah ngasih dan ngirim buku ini untuk saya🙂

 
2 Comments

Posted by on February 27, 2012 in Review

 

Tags: ,

2 responses to “[Review] Fantasy Fiesta 2011

  1. anggra

    May 19, 2012 at 11:59 pm

    Thanks repiunya LIn ^^

     
    • ulinnuha

      July 1, 2012 at 1:01 pm

      ya ampun, ini dulu belum dibales ya? *lupa*

      sama2 Bu Tabib :))

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: