RSS

[Review] Chronicle – Shienny M. S.

12 Dec

Janji buat menulis review Chronicle bulan Oktober ternyata tinggal janji. Sebenarnya buku ini udah kelar dibaca dari beberapa waktu lalu, tapi, seperti biasa, penyakit malas menjangkit pas mau menulis review *doh*

Kayaknya bakal ada spoiler dikit-dikit di dalam review ini, terutama buat yang belum baca Revelation. Jadi saya mesti kasih spoiler alert di sini.

Oke, berikut review lengkapnya, yang sengaja saya post pas 12-12-2012😀

Chronicle Cover

.
Judul: Chronicle
Seri: Ther Melian #2
Penulis: Shienny M. S. (blog | twitter)
Penerbit: Elex Media Komputindo
Terbit / Halaman: Cetakan 1, Juni 2011 / 520 Halaman
Genre: Fantasy – Romance

Previously on Ther Melian…

Di Revelation, kita tahu bahwa Valadin dan kawan-kawannya berusaha mencari dan mengumpulkan tujuh Relik Elemental demi mengembalikan kejayaan bangsa Elvar, walaupun demi itu, ia harus membunuh orang lain. Vrey dan kawan-kawannya, di sisi lain, sedang mencari bahan untuk membuat Jubah Nymph yang didambakannya. Melalui serangkaian kejadian, takdir mempertemukan kedua kelompok ini dan pertempuran pun tak bisa terelakkan.

Di akhir buku pertama yang bikin penasaran itu, Valadin berhasil mendapatkan Relik Api dari Templia Vulcanus, tapi ternyata Relik Safir yang telah ia miliki sebelumnya dicuri oleh Vrey dkk ketika kedua kelompok ini bertemu. Ia mengutus dua rekannya mengejar dan mengambil kembali Relik Safir.

Di sisi lain, setelah pertarungannya dengan Valadin dan kawan-kawannya, Vrey diyakini mati karena terjatuh dari jurang. Tapi benarkan dia mati?

Chronicle

Chronicle, seperti Revelation, dibuka dengan semacam prolog. Kali ini isinya flashback kejadian beberapa tahun yang lalu ketika Vrey dan Valadin bertemu kali pertama dan Valadin mengajak Vrey tinggal di kota kaum Elvar. Vrey ternyata adalah putri dari Elvar sahabat Valadin. Setelah beberapa lama, ternyata Vrey tidak kerasan tinggal di kota itu dan memilih kembali ke tempatnya yang sebelumnya.

Cerita kemudian berlanjut ke beberapa saat setelah ending Revelation. Vrey ternyata tidak mati. Ia berhasil diselamatkan oleh sihir yang dirapal Aelwen, sahabat yang selama ini menemani dalam perjalanan mencari Jubah Nymph. Hal ini menyebabkannya mempertanyakan jati diri Aelwen, karena tidak semua orang bisa merapal sihir.

Dua rekan Valadin yang diutus untuk mengejar Vrey dkk dan mengambil kembali Relik Safir tidak berhasil menjalankan tugasnya. Mereka mendapati Vrey dkk berhasil selamat dan kabur terlebih dahulu.

Setelah menyelidiki, akhirnya Vrey mengetahui jati diri Aelwen yang sebenarnya. Aelwen ternyata adalah orang dari kerajaan Granville yang kabur dan menyamar. Ia murka. Ia merasa tidak mendapatkan kepercayaan Aelwen padahal selama ini dia memercayakan rahasianya pada gadis tersebut. Setelah beberapa saat, Vrey mempunyai ide untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut Valadin dan kehancuran yang akibatkan demi tujuan mereka–yang Vrey juga ikut andil di dalamnya. Vrey dan Rion, rekannya yang lain, akan membawa Aelwen kembali ke kerajaan dan menceritakan yang sebenarnya kepada Raja Granville agar mereka dapat menghentikan kerusakan yang diakibarkan misi Valadin dkk.

Valadin dkk melanjutkan misi mereka untuk mengambil kembali Relik Safir dari Vrey dan mendapatkan Relik Elemental yang lain.

Dibantu oleh Ashca, alkemis yang sekaligus putri kerajaan tempat Vrey dkk saat ini berada, Vrey dkk berangkat ke pusat kerajaan Granville untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya, sambil menghindari kejaran kelompok Valadin.

Dan kisah petualangan mereka dimulai kembali…

Komentar

Saya suka buku kedua seri Ther Melian ini. Buku pertama cukup bagus tapi saya belum benar-benar bisa masuk ke ceritanya. Di buku kedua ini saya bisa masuk ke ceritanya. Dan saya suka. Ini mungkin saya karena sudah kenal dengan setting, tokoh-tokoh, istilah-istilah, mekanisme sihir, dan plot ceritanya, dan karena saya memang suka cerita yang ber-setting di kerajaan.

Ternyata susah juga untuk memilih pihak di seri ini. Biasanya di buku-buku yang saya baca, secara otomatis saya memilih pihak pahlawan yang melawan evil villain. Tapi karena di seri ini tidak ada evil villain, jadinya rada susah memilih pihak yang didukung. Vrey memang tokoh sentral di seri ini tapi dia bukan tokoh yang benar-benar tanpa dosa. Sementara Valadin, walaupun dia rela menggunakan kekerasan dan menyebabkan kehancuran demi mencapai tujuannya, dia melakukan itu demi misi yang mulia. Ditambah lagi Valadin didampingi rekan-rekan yang keren dan sakti dengan kemampuannya masing-masing, menyebabkan agak susah membenci pihak ini😀

Ada satu hal yang agak mengganjal di buku ini. Waktu Aelwen ditahan oleh Raja Granville, di situ tidak dijelaskan apakah ada pengawal yang menjaganya atau tidak. Ia dengan mudahnya diselamatkan oleh pengawal Putri Ashca. Rada aneh juga kalau misalnya dia “dipenjara” tapi ujung-ujungnya tidak dijaga.

Seperti buku pertama, Chronicle ditutup dengan sebuah cliffhanger. Dan ini menyebalkan. Karena Chronicle berhasil membuat saya ingin membaca (dan mengoleksi) buku ketiga dan keempat seri Ther Melian dan setelah membaca baris terakhir Chronicle, saya tidak sedang memegang buku lanjutannya: Discord dan Genesis.

Oh iya, di buku ini masih ada beberapa conlang terutama untuk mantra-mantra sihir yang dirapal. Dan tentunya conlang tersebut masih konsisten dengan buku sebelumnya. Ada glosariumnya juga. Jempol untuk ini.

Empat bintang (lagi) untuk Ther Melian #2: Chronicle😀

 
Leave a comment

Posted by on December 12, 2012 in Review

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: