RSS

Buku yang Dibaca Tahun 2011

Sebelumnya, selamat tahun baru 2012 semuanya :)

Karena ini sudah awal tahun 2012, mari kira daftar buku apa saja yang sudah dibaca tahun kemarin.

Target di Goodreads Reading Challenge 2011 kemarin sih pengen menuntaskan 50 buku, tapi di kuartal terakhir tahun 2011 targetnya diturunkan jadi 40 gara-gara malas. Dan sampai 31 Desember kemarin, jumlah buku yang berhasil aku baca adalah 42. Masih lumayan lebih baik dari tahun 2010 yang cuma 30 buku :D

Berikut daftar buku yang sempat mampir ke ruang baca saya di tahun 2011.

Januari

1. 07-01-2011 :: Here, There Be Dragons (Imaginarium Geographica #1) :: 4,5 *
Buku fantasi yang menggabungkan mitologi dan sejarah. Berkisah tentang tiga penjaga peta Imaginarium Geographica dan perjalanannya. Mitologi yang disinggung di antaranya adalah Arthur, Pandora, Stonehenge. Bagian depan agak membosankan, tapi seru di bagian akhir. [Review]

2. 17-01-2011 :: The Iron King (The Iron Fey #1) :: 3,5 *
Cerita tentang seorang gadis yang ternyata adalah anak dari Raja Faery Musim Panas. Di kehidupannya yang tenang, ia diburu oleh makhluk dari negeri faery yang akan menjadikannya sebagai pion perang antar negara faery. Ceritanya berlangsung cepat dengan twist-twist seru. Tapi endingnya masih menggantung karena buku ini adalah buku pertama dalam tetralogi. [Review (Spoiler Alert)]

3. 25-01-2011 :: Padang Bulan :: 4 *
Yap, saya termasuk orang yang kurang bisa memahami cerita-cerita Andrea Hirata dan membutuhkan waktu lama untuk membaca dan mencernanya. Buku Padang Bulan ini cukup asyik untuk dibaca karena ada beberapa bagian yang saya sukai dan membuat saya tersenyum sendiri.

4. 28-01-2011 :: The Girl Who Played with Fire (Millennium #2) :: 4,5 *
Kelanjutan kisah Lisbeth Salander dan Mikael Blomkvist di The Girl with the Dragon Tattoo. Salander dan Blomkvist terjebak sebagai orang yang berkaitan dalam peristiwa pembunuhan jurnalis Swedia. Pembunuhan tersebut mengarahkan mereka pada sebuah konspirasi besar yang melibatkan pemerintah. Bagian awalnya agak boring, tapi di halaman 100-an, ceritanya mulai seru dengan sensasi thriller yang menegangkan. Pembaca juga diajak untuk melihat bagaimana Salander menggunakan teknik hackingnya untuk memecahkan kasus yang menghimpitnya.

Februari

5. 03-02-2011 :: Karena Kita Tidak Kenal :: 4 *
Kumpulan cerpen dari Farida Susanty tentang arti orang-orang asing. Kebanyakan cerpen bernuansa thriller dan memiliki ending tak terduga. Beberapa cerpen yang aku sukai adalah cerpen-berjudul-huruf-China (atau kanji ya?), Joker, Pada Suatu Hari di Sebuah Jalan, dan Tuhan.

6. 05-02-2011 :: I Am Number Four (Lorien Legacies #1) :: 3 *
Novel fantasi-dystopia tentang alien yang datang ke bumi karena planetnya diserang oleh makhluk dari planet lain. Ide ceritanya bagus, tapi pengembangan ceritanya nggak terlalu bagus menurutku. Banyak plot-hole-nya. Dan sebagian besar buku ini malah bercerita tentang kisah cinta John (si alien) dan Sarah (manusia yang menjadi teman sekolahnya).

7. 12-02-2011 :: The Girl who Kicked the Hornets’ Nest (Millennium #3) :: 5 *
Buku pamungkas di trilogi Millennium karangan Stieg Larsson. Ceritanya masih tentang Salander dan Blomkvist yang berusaha mengungkap konspirasi sebuah kelompok rahasia, yang ternyata dipimpin oleh ayah Salander. Seru dan menegangkan.

8. 21-02-2011 :: Six Suspects :: 5 *
Vivek “Vicky” Rai, playboy yang juga merupakan anak Menteri Dalam Negeri korup di India, lepas begitu saja dari tuntutan hukum setelah membunuh seorang gadis di sebuah restoran. Dan di pesta untuk merayakan kebebasannya, ia dibunuh. Arun Advani, seorang jurnalis investigasi, mengungkap enam tersangka yang kedapatan membawa senjata api di pesta tersebut yang mengarahkannya pada satu pembunuh yang asli. Buku thriller dengan setting India pertama yang saya baca. [Review (Spoiler Alert)]

Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on January 1, 2012 in Blog

 

[Review] Thirteen Hallows – Michael Scott & Colette Freedman

Judul: Thirteen Hallows
Penulis: Michael Scott & Colette Freedman
Penerbit: Tor Books
Terbit / Halaman: 6 Desember 2011 / 349 Halaman
Genre: Adult Fiction, Urban Fantasy

Premis buku ini mirip dengan Prophecy of the Sisters, di dunia ini ada Otherworld yang dihuni oleh Demonkind. Beberapa di antara mereka pernah masuk ke dunia kita dan membuat kerusakan. Mereka juga berhubungan dengan manusia dan menghasilkan ras vampir dan werewolf. Sekitar dua ribu tahun yang lalu, seorang anak bernama Yoshu’a menyegel gerbang antara dunia kita dan Otherworld dengan tiga belas Hallow. Tiga belas Hallow itu juga disebut Thirteen Treasures of the Island of Britain. Hallow-Hallow tersebut dititipkan kepada para Penjaga dan diwariskan turun temurun. Secara individual, Hallow memiliki kekuatan yang luar biasa yang bisa dimanfaatkan Penjaganya. Tapi jika digabungkan, ketiga belas Hallow tersebut akan membawa bencana.

Tujuh puluh tahun yang lalu, tiga belas anak diungsikan ke pedesaan Madoc, Wales, Inggris karena adanya Perang Dunia. Mereka bersahabat dan menjalani kehidupan tenang di sana. Sampai suatu ketika, seorang kakek bernama Ambrose memberikan masing-masing kepada mereka sebuah Hallow untuk dijaga.

Judith Walker adalah seorang penulis novel urban fantasy. Ia juga merupakan salah satu dari tiga belas anak yang dititipi Hallow tujuh puluh tahun yang lalu. Hallow-nya berupa Pedang Dyrnwyn yang katanya merupakan Hallow terkuat. Di suatu jalan, seorang pemuda hendak merampoknya dan memintanya memberitahukan keberadaan Hallow-nya. Seorang gadis bernama Sarah Miller yang kebetulan lewat kemudian menolong Judith.

Ternyata, ada seorang pria yang sedang berusaha mengumpulkan tiga belas Hallow untuk membuka gerbang Otherworld. Dan pemuda yang merampok Judith tadi adalah suruhan pria ini. Pria ini sudah berhasil mengumpulkan sepuluh Hallow dan akan segera melakukan ritual pembukaan gerbang empat hari lagi, yakni pada 31 Oktober atau yang dikenal sebagai Hallowe’en atau Samhain, salah satu hari penting dalam budaya Celtic di mana dunia fisik dan dunia supranatural berada pada kondisi terdekat.

Dalam keadaan darurat, Judith meminta tolong Sarah untuk menyerahkan Hallow-nya kepada keponakannya, Owen Walker, beserta beberapa diary dan hasil risetnya mengenai Tiga Belas Hallow. Dan terjadilah adegan kejar-kejaran dengan pembunuh dan pihak berwajib ala The Da Vinci Code, serta pembunuhan-pembunuhan sadis pada orang-orang yang terlibat.

Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on December 21, 2011 in Review

 

Tags: , ,

“Kehilangan” HP dan Cara Mendapatkannya Kembali

Hari ini aku dapat pengalaman lucu (setidaknya bagiku agak lucu sih).

Jadi tadi aku dan Rio niatnya mau ke WTC (WTC Surabaya!) buat ngecek apakah HP ponakanku yang diservis di salah satu counter di sana sudah selesai atau belum. Pas nyampe di parkiran WTC, aku merogoh-rogoh saku jaketku buat ambil HP. Dan pas aku cek ternyata salah satu HP-ku hilang.

HP yang hilang tersebut adalah Nokia 1202 yang aku beli Februari 2010 seharga Rp 200.000 (dalam kondisi second). Sekarang mungkin kalau dijual harganya nggak sampai Rp 50.000 (atau malah nggak laku sama sekali). Tapi di dalamnya ada nomor IM3 yang sudah dikenal keluarga dan teman-teman SMA, walaupun nomor tersebut sudah jarang sekali aku pakai. Jadi, misalnya benar-benar hilang, sepertinya penyesalannya nggak parah-parah banget. (Oh iya, HP itu juga pernah aku sangka hilang, tapi ternyata ketlisut di saku baju yang aku laundry :p)

Ini gambar HP-nya. Sumber: gsmarena.com

Karena aku malas buat ngurus SIM Card baru ke Galeri Indosat dan nggak rela kehilangan HP tersebut (yang kemungkinan besar bakalan bikin badmood semalaman :D ), aku coba telepon nomor tersebut dengan HP-ku yang satunya. Ternyata masih nyambung. Tapi tidak diangkat.

Aku coba sms teman kosku, si Banon, minta tolong ngecek di depan kosnya Rio apakah HP-ku jatuh di situ (kali terakhir aku pakai HP itu untuk sms Rio di depan kosnya), dan dia balas katanya HP-nya nggak ada.

Aku kemudian sms ke nomor IM3 yang ada di HP-ku yang hilang tersebut (ya kali aja yang nemu baik hati mau balas dan balikin):

Halo2, mohon maaf, ini hp saya Nokia 1202 tadi terjatuh, ada yang nemu?

beberapa menit kemudian SMS-nya dibalas:

Cpa ea

Read the rest of this entry »

 
5 Comments

Posted by on December 10, 2011 in Blog

 

Jenis dan Biaya Paket Groovia TV

.

Setelah membaca artikel tentang Pengertian IPTV di sini dan artikel tentang Fitur Groovia TV di sini, mungkin ada di antara Anda yang tertarik pada fitur IPTV seperti TV on Demand, Perekaman Acara, Pause TV, Rewind TV; misalnya untuk merekam salah satu episode “The Amazing Race” atau mem-pause bagian tertentu dalam “Spongebob Squarepants” atau bahkan me-rewind momen tertentu dalam pertandingan olahraga. Mungkin ada di antara Anda yang berminat untuk berlangganan Groovia TV. Dan kemudian mungkin ada yang bertanya, “Mahal nggak biaya langganannya?

Groovia TV memberikan beberapa alternatif paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan besarnya biaya langganan. Jadi misalnya Anda hanya butuh menonton film-film box office saja, Anda tidak perlu berlangganan paket yang mencakup channel olahraga dan channel anak-anak, tapi cukup berlangganan paket berisi channel yang menayangkan film. Dalam paketnya, Groovia TV mengintegrasikan tiga fitur teknologi yakni akses internet, TV kabel, dan telepon dalam satu genggaman.

Jenis-jenis paket yang ditawarkan Groovia TV bisa dibaca di http://groovia.tv/packages/ namun saya juga akan membahasnya di sini:

Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on November 21, 2011 in Blog

 

Tags: , , ,

Groovia TV, Pelopor IPTV di Indonesia

.

Melanjutkan posting tentang IPTV yang ini, saya akan sedikit menjelaskan tentang Groovia TV.

Groovia TV adalah layanan IPTV pertama di Indonesia, dan merupakan produk dari Telkom Indonesia. IPTV atau Internet Protocol Television adalah layanan multimedia berupa siaran TV, video, audio, teks, gambar, data yang didistribusikan melalui jaringan berbasis internet protocol. Menurut website-nya, Groovia TV bukan sekadar siaran televisi yang didistribusikan via internet, melainkan juga merupakan sebuah bentuk sinergi antara kekuatan internet & web interaction dengan kekuatan media televisi. Jadi, selain bisa menyaksikan televisi, penonton dapat melakukan interaksi dua arah terhadap tayangan televisi.

Groovia TV sebagai layanan IPTV menawarkan tiga fitur utama IPTV yang meliputi Live Television, Time-Shifted Television, dan Video-on-Demand. Secara terperinci, fitur-fitur yang ditawarkan oleh Groovia TV adalah:

  • Live Television: fitur utama, berupa penayangan siaran TV yang sedang ditayangkan oleh stasiun televisi tertentu, baik TV lokal maupun TV Berbayar.
  • Network Personal Video Recorder (NPVR): fitur yang menyediakan aplikasi penyimpanan untuk merekam program/acara pilihan konsumen. Konsumen bisa merekam video/TV Program yang sedang atau akan segera on-air. Jadi, misalnya ada acara favorit yang akan tayang, tapi tidak sempat atau tidak bisa menontonnya, konsumen bisa merekam acara tersebut.
  • Time-shift Television: memungkinkan untuk melakukan trick play (rewind, pause, play) terhadap acara yang sedang ditayangkan. Jadi, misalnya konsumen sedang menonton suatu film, dan tiba-tiba ingin ke kamar kecil, konsumen dapat mem-pause atau rewind film tersebut. Konsumen tak perlu takut terlewat adegan penting dari film atau acara yang disaksikan.
  • Parental Control: kontrol terhadap acara yang bisa disaksikan melalui Groovia TV berdasarkan klasifikasi rating acara tersebut (misalnya Semua Umur, Bimbingan Orang Tua, Dewasa).
  • Radio: siaran radio nasional dan radiotape dari motivator bisnis.
  • Video-on-Demand: fasilitas untuk memilih video, film, musik, pertandingan olahraga dari katalog yang ada untuk bisa ditonton oleh konsumen. Selama video dimainkan, konsumen bisa melakukan trick play (rewind, pause, play, fast-forward, jump) ke bagian tertentu.
  • HBO-on-Demand: memungkinkan konsumen memilih film atau serial TV dari channel HBO untuk ditonton oleh konsumen tersebut.
  • Karaoke-on-Demand: menjadikan perangkat televisi sebagai media entertainment untuk karaoke. Jadi konsumen bisa punya perangkat karaoke pribadi dan bisa memilih sendiri lagu/playlist yang diputar.
  • TV-on-Demand: fasilitas perekaman acara/tayangan televisi otomatis untuk kemudian disimpan di server Groovia TV. Jadi, tanpa perlu merekam, konsumen bisa menonton acara TV yang disiarkan sampai 7 hari yang lalu (2 hari untuk trial version). Menu trick play (fast-forward, pause, rewind) juga bisa digunakan di fasilitas ini.
  • Games-on-Demand: memungkinkan konsumen untuk bisa bermain game yang disediakan oleh Groovia TV.

Interaktif bukan? Selain fasilitas di atas, Groovia TV juga menawarkan beberapa macam paket, mulai dari yang murah sampai yang komplit, termasuk paket dengan akses internet Speedy berkecepatan tinggi. Informasi lebih lanjut mengenai Groovia TV, jenis-jenis paket yang bisa dipilih, serta daerah yang sudah bisa menikmati layanan IPTV ini, bisa dilihat di website http://groovia.tv :)

Sumber artikel dan gambar: Groovia TV

 
4 Comments

Posted by on November 20, 2011 in Blog

 

Tags: , , ,

IPTV, Cara Baru Menikmati Siaran Televisi

.

Kreativitas bertambah, kebutuhan berubah, teknologi baru mewabah.

Televisi merupakan salah satu teknologi yang masih bertahan sampai saat ini dan masih banyak digunakan oleh masyarakat dunia. Dengan berkembangnya kreativitas manusia, televisi mengalami beberapa tahapan perkembangan yang disesuaikan untuk melayani kebutuhan manusia yang terus berubah.

Sejak dikomersialkan pada tahun 1920an, kotak yang mampu mengeluarkan gambar bergerak dan bunyi (yang kita sebut dengan televisi ini) telah menjadi salah satu perangkat hiburan yang paling banyak digunakan oleh manusia. Televisi dapat menampilkan gambar bergerak dan bunyi dengan cara menerima sinyal broadcast yang dikirimkan oleh stasiun TV. Berbagai acara seperti berita, sinetron, gosip, musik, film, dan sebagainya, dapat disaksikan secara gratis melalui televisi.

Untuk menyiasati banyaknya daerah yang tidak terjangkau sinyal broadcast televisi, muncullah TV Kabel. Dengan TV Kabel, program televisi dikirimkan melalui sinyal frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik atau kabel coaxial; berbeda dengan siaran televisi biasa yang sinyal broadcast-nya dikirimkan melalui udara (over-the-air) dan harus ditangkap antena televisi penerima. Media lain yang digunakan untuk distribusi sinyal broadcast adalah satelit. Sinyal melalui satelit ini kemudian ditangkap oleh TV penerima melalui antena atau parabola. Biasanya, TV Berlangganan (Pay Television) menggunakan saluran kabel atau satelit untuk pengiriman dan penerimaan sinyal broadcast.

Read the rest of this entry »

 
22 Comments

Posted by on November 20, 2011 in Blog

 

Tags: , , ,

[Review] Incarceron – Catherine Fisher

Judul: Incarceron
Seri: Incarceron #1
Penulis: Catherine Fisher
Penerjemah: Mery Riansyah dan Febry E. S.
Editor: Lulu Fitri Rahman
Proofreader: Nani
Penerbit: Penerbit Matahati
Terbit / Halaman: Cetakan I, Agustus 2011 / 492 Halaman
Genre: Dystopia, Science Fiction Fantasy

Di jaman ketika teknologi sudah semakin canggih, ada sebuah penjara futuristik bernama Incarceron. Penjara ini begitu luasnya hingga mencakup sel, hutan, permukiman, hingga kota. Incarceron adalah sebuah penjara yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan. Dan ia juga memiliki Mata yang mengawasi dan tidak segan untuk menyiksa tawanannya.

Incarceron dibuat oleh kaum cendekiawan Sapient atas perintah Raja Endor. Tujuan dari eksperimen ini adalah memperbaiki moral para kriminal dalam sebuah dunia yang sempurna. Pada masa lalu, para tawanan bersama 70 orang kaum Sapient masuk ke dalam Incarceron untuk menjalani eksperimen. Setelah itu Penjara dikunci sehingga tidak ada yang bisa masuk dan keluar. Selama ini, dipercayai bahwa hanya satu orang yang bisa Keluar dari Incarceron yaitu Sapphique.

Sementara itu, atas perintah Raja Endor, dunia di luar penjara “dibekukan” ke kehidupan abad 18. Perubahan dan kemajuan teknologi dilarang, dan manusia diharuskan mengikuti protokol yang mengikat. Teknologi canggih hanya dimiliki oleh kaum cendekiawan.

“Yang satu di dalam, yang lain di luar. Tapi keduanya sama-sama terpenjara.”

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 18, 2011 in Review

 

Tags: , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 323 other followers